Kotamalang - Siapa sangka, ampas kopi yang selama ini dianggap limbah ternyata bisa diubah menjadi produk fashion yang trendi dan ramah lingkungan.
Inovasi ini datang dari tangan kreatif Dwi Suryo mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Malang yang menghadirkan Excoff, sebuah brand jam tangan berbahan dasar limbah ampas kopi. Melalui proses pengolahan berprinsip eco design yang mengintegrasikan empat teknik: upcycling, recycling, reconstruction, dan zero waste, Excoff tidak hanya menjadi solusi estetis, tetapi juga fungsional bagi gaya hidup milenial yang sadar lingkungan.
Tak seperti material lain seperti aluminium yang mudah tergores, plastik yang tidak jelas dampaknya bagi kulit, atau bonggol jagung yang mudah patah, ampas kopi menawarkan kekuatan sekaligus identitas unik. Dengan branding yang kuat dan desain handmade, Excoff hadir sebagai jam tangan eksklusif dengan nilai budaya tinggi. Strap-nya bahkan mengusung motif Pamor Keris, simbol warisan budaya Indonesia yang sarat makna.
Tak hanya soal desain dan bahan, Excoff juga menggandeng pelaku UMKM dalam proses produksinya, menjadikan produk ini sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi lokal. Kemasan produknya pun tak kalah menarik, memanfaatkan limbah bambu yang artistik dan tetap ramah lingkungan.
Lebih dari sekadar aksesori, Excoff adalah simbol gaya hidup berkelanjutan dan cinta budaya. Sebuah pilihan tepat untuk generasi muda yang ingin tampil beda, peduli lingkungan, dan mencintai kearifan lokal.
Dukung karya lokal Malang
Ingin tahu lebih dalam tentang kisah di balik lahirnya Excoff dan proses kreatif para perancangnya?
Baca jurnal lengkapnya hanya di umagazine.id
UMagazine adalah media informasi akademik yang hadir untuk menyebarkan hasil riset kampus ke publik secara menarik dan mudah dipahami. Dirancang oleh mahasiswa dan dosen UM, platform ini menghubungkan dunia akademik dengan sektor industri dan masyarakat luas.
Malangkota